Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Februari 2013

Internet Membuat Siswa AS Sulit Konsentrasi dan Berdaya Ingat Pendek

Hidayatullah.com--Guru-guru mengatakan, zaman digital mempunyai pengaruh baik dan kurang baik pada generasi remaja belasan tahun Amerika. Lebih dari 2.000 guru SMP dan SMA mengikuti survei online melalui internet. Para peneliti juga berbicara dengan guru-guru dalam kelompok-kelompok inti.

Tujuh puluh lima persen guru mengatakan, internet dan mesin-mesin pencari digital mempunyai pengaruh yang “pada umumnya positif” pada kebiasaan dan keterampilan siswa-siswa mereka dalam melakukan penelitian. Tetapi,  87 persen guru sepakat bahwa teknologi ini menciptakan generasi yang “sulit berkonsentrasi dan memiliki daya ingat yang pendek”. Enam puluh empat persen mengatakan, teknologi ini “mengurangi konsentrasi murid-murid dan bukannya membantu mereka secara akademis”.

Banyak siswa berpikiran bahwa “melakukan penelitian”  berarti hanya mencari informasi cepat lewat Google.

Proyek Internet PEW melakukan survei itu bersama College Board dan National Writing Project. Kebanyakan guru memberi pelajaran pada murid-murid yang masuk kelas khusus yang disebut Advanced Placement atau Penempatan Tingkat Lanjut, dan memberi pelajaran tingkat perguruan tinggi bagi siswa-siswa SMA.

Judy Buchanan, Wakil Direktur National Writing Project dan salah seorang penulis laporan tersebut, mengatakan, peralatan riset digital membantu siswa lebih banyak dan lebih cepat belajar.

“Guru-guru sangat senang dengan alat-alat ini karena membuat belajar menyenangkan dan mengasyikkan. Remaja menyukai alat-alat ini. Tetapi, tujuannya adalah  membantu mereka membuat tulisan yang penuh arti, bukan hanya untuk sekedar pengetahuan untuk diri sendiri,”dikutip voaindonesia.com, Rabu (30/01/2013).

Satu masalah lain yang didapati survei itu adalah banyak murid tidak mempunyai kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital. Dengan kata lain, mereka sangat percaya pada informasi yang mereka dapatkan di internet.

Buchanan mengatakan siswa-siswa ini tidak mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk menilai mutu informasi di internet.
“Banyak yang harus dipelajari tentang bagaimana mengetahui sumber-sumber yang dapat dipercaya. Ini sesuatu yang harus diajarkan dan diperhatikan.

Seperti juga hal-hal lain di dunia, di mana sesuatu bisa terjadi dengan cepat, kita perlu memiliki cara untuk  menilai kembali, memikirkan, dan menganalisis informasi yang kita peroleh. Para guru bisa mengajarkan hal itu”.

Persoalan lain yang ditemukan dalam survei tersebut adalah  cepatnya menemukan informasi di internet. Para guru mengatakan, akibatnya adalah berkurangnya minat dan kemampuan murid untuk bekerja keras mencari jawaban yang tepat. Mereka mengatakan, para siswa terlalu  tergantung pada mesin pencari atau internet dan  tidak menggunakan cukup banyak buku-buku  atau  mencari bahan-bahan di perpustakaan.

Banyak guru juga khawatir bahwa internet memudahkan  murid-murid untuk menyalin atau mengutip karya orang lain, bukannya menggunakan kemampuan mereka sendiri.*

Asma Assad Ancam Akan Menghabisi Rakyat Suriah!!

Sejumlah berita menegaskan bahwa bahwa Asma Assad, istri Presiden Suriah bersumpah untuk melakukan genosida dan pembunuhan terhadap para pejuang revolusi. Bahkan pada saat yang sama ia menegaskan bahwa rezim Suriah tidak akan runtuh, dan akan segera mengumumkan kemenangannya dalam perang saudara ini, serta menegaskan bahwa kelompok oposisi secara eksklusif terdiri dari para ekstrimis yang didanai oleh pihak asing.
Perlu dicatat bahwa Asma Assad adalah penganut Sunni dari kota Homs, dan menikah secara ilegal dengan Bashar al-Assad yang menganut Syiah Nashiriyah tahun 2000. Namun demikian, ia tetap setia dengan suaminya, dan juga mengumumkan dukungannya terhadan semua aksi penindasan dan kejahatan genosida yang dilakukan suaminya terhadap rakyat Suriah yang tak bersenjata dan tak berdaya, bahkan ia menyebut dirinya sebagai sebuah keluarga diktator sejati, dan itulah yang menyebabkan dendam mendalam dari rakyat Suriah.
Yang juga menyakitkan bahwa total kekayaannya diperkirakan tiga miliar dolar, yang didapat dari hasil menjarah kekayaan negara dengan cara mengorbankan rakyat Suriah yang tengah hidup dalam kemiskinan, dimana berdasarkan laporan internasional bahwa sekitar 60% dari rakyat Suriah hidup di bawah garis kemiskinan. [alsafernews.com/htipress/syabab.com]

CIA dibelakang vonis 15 tahun penjara Ustadz Ba'asyir

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ustadz Abu Bakar Ba’asyir yang ditahan dan divonis 15 tahun merupakan atas desakan dinas rahasia, CIA terhadap pemerintah Indonesia.
Demikian dikatakan Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya seperti dikutip dari itoday, Sabtu (9/10).
Menurut Haris, penahanan terhadap Ustadz Abu Bakar Ba’asyir sangat politis dan bentuk penzaliman terhadap ulama. “Jadi sangat politis,” ungkap Harits.
Kata Harits, Ustadz Abu yang divonis 15 tahun penjara merupakan kezaliman produk kemitraan konspiratif Indonesia-Amerika dengan korban sebagian kelompok umat Islam.”Konspirasi Indonesia-Amerika menjadikan Islam di diskreditkan dengan beragam strategi opini dan propaganda,” ungkap Harits.
Harist mengatakan, target utama konspirasi Indonesia-Amerika menjadikan Islam moderat dan liberal. “Yang boleh tumbuh berkembang karena Islam versi Amerika inilah yang akan menjaga eksistensi kepentingan barat,” tegas Harits.
Harits menganggap wajar wakil rakyat segera memanggil BIN dan meminta pertanggungjawaban atas konspirasi Indonesia-Amerika tersebut.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) internasional, Open Society Foundation (OSF), merilis data mengejutkan tentang keterlibatan 54 negara termasuk di dalamnya Indonesia, dalam aktivitas penyiksaan, penculikan, penahanan, pemindahan seseorang ke negara lain tanpa melalui proses hukum, dan penculikan tertuduh teroris oleh badan intelijen Amerika Serikat (AS), CIA. (bilal/arrahmah.com)

Sabtu, 02 Februari 2013

Da'i Bachtiar dapat gelar Profesor Anti Teror dari Australia


 http://infokorupsi.com/datafile/id/images/korupsi/p4a277efe594ab_n_pg25bachtiar1.jpg

JAKARTA (Arrahmah.com) - Sebuah universitas ternama Australia, Edith Cowan University (ECU) memberikan gelar professor (guru besar) bidang keamanan dan antiteror yang ke-2 kalinya kepada Da'i Bachtiar, mantan Kapolri dan Dubes RI untuk Malaysia.

Wakil Rektor ECU Professor Kerry O Cox menyerahkan sertifikat guru besar itu kepada Da'i disaksikan oleh Dubes Australia untuk Indonesia Greg Moriarty, rektor Univ Islam negeri Syarif Hidayatullah Komarudin Hidayat, mantan Kapolri dan mantan rektor Univ Pancasila Awaloedin Djamin di Jakarta, Jum'at sore (1/2/2013) seperti dilansir Antaranews.

Selain itu hadir pula mantan Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh dan ketua Parsi (persatuan artis sinetron Indonesia) Anwar Fuadi.

Dubes Australia dan Prof Kerry mengatakan, pemberian gelar "dosen tamu" (adjunct professor) kepada Da'i karena kesuksesan mantan Kapolri kelahiran Indramayu, Jawa Barat, ini dalam membongkar jaringan pelaku bom Bali ke-1 tahun 2002 yang menelan korban jiwa di antaranya 88 warga Australia.
Selain itu, Da'i dinilai aktif dalam mendirikan sekolah dan pelatihan antiteror di Semarang yang dinamakan "Center for Law Enforcement Cooperation" (JCLEC). Banyak aparat kepolisian mancanegara belajar dan saling tukar menukar pengalaman di sana.
Mantan Kapolri ini juga aktif dan mendirikan yayasan LCKI (Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia) dan menjadi narasumber dalam berbagai seminar mengenai pencegahan kejahatan di dalam negeri maupun di luar negeri.

"Ini merupakan pemberian gelar professor ke dua kalinya. Sebelumnya, Edith Cowan University di Perth, Australia, juga memberikan gelar professor bidang keamanan dan antiteror kepada saya pada tahun 2009," kata Da'i.

Da'i Bachtiar yang juga mantan Gubernur Akademi Polisi Semarang selalu ingin berbagi pengalaman dalam membongkar jaringan terorisme ke berbagai penjuru dunia.

Ia membandingkan perbedaan dampak perang dengan teror. Menurut dia, dampak dari perang bisa diperhitungkan dan bisa diantisipasi. Tapi dampak dari teror sangat sulit diprediksi karena korban umumnya adalah rakyat yang tidak berdosa.

Menurut dia, ada tiga variabel yang menimbulkan terorisme, yakni ideologi, pengikut dan ketidakadilan. "Ideologi dan pengikut bisa diawasi, tapi yang namanya ketidakadilan ini sulit diprediksikan," katanya.

Da'i berkata, "Jadi jangan sampai ada ketidakadilan yang mencolok mata sehingga mendorong masyarakat untuk menjadi pengikut dalam suatu ideologi yang menggunakan teror dan kekerasan untuk mencapai keinginannya". (bilal/arrahmah.com)

Liga Arab Kecam Serangan Israel ke Suriah

http://www.hidayatullah.com/berita/gal104358829.jpg 
Hidayatullah.com—Sekretaris Jenderal Liga Arab Nabil al-Araby hari Kamis mengecam serangan udara Zionis Israel ke daerah perbatasan dengan Suriah, dengan mengatakan tindakan itu melanggar kedaulatan sebuah negara Arab.

“Agresi Israel ini … jelas merupakan pelanggaran teritori dar sebuah negara Arab dan kedaulatannya, melanggar piagam PBB serta perturan hukum internasional,” kata Arabyi di Kairo sebagaimaan dikutip Saudi Gazette Jumat (1/2/2013).

Araby menyeru negara-negara Arab agar mengambil tanggungjawab dan menghentikan tindakan agresi terus menerus oleh Zionis Israel atas negara-negara Arab.

Militer Suriah menuding Israel melancarakan serangan atas pusat riset militernya di Jamraya, dekat Damaskus, hari Rabu lalu.

Serangan itu terjadi hanya beberapa hari setelah Israel memindahkan dua set perangkat sistem pertahanan Kubah Besi ke wilayah utara dekat perbatasan Suriah.

Suriah dan Iran mengancam akan membalas serangan udara Israel itu.*

Jumat, 01 Februari 2013

Anis Matta Ajak Seluruh Kader PKS Tobat Nasional


http://www.hidayatullah.com/berita/gal828534820.jpg

Hidayatullah.com—Usai menerima amanah menjadi Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang baru menggantikan Luthfi Hasan Ishaaq, Anis Matta memberikan pernyataan. Dalam statemen nya, ia mengatakan, langkah pertama yang dilakukan PKS adalah mengajak pengurus dan semua kader PKS untuk melakukan tobat nasional.
“Agenda pertama kita adalah melakukan tobat nasional kepada seluruh kader. Hal pertama yang dilakukan adalah mengucapkan istighfar seperti layaknya kita ucapkan selesai shalat,” tegas Anis Matta dalam konferensi pers di kantor DPP PKS Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatannya, Jum'at (01/02/2013).
Baginya ada tiga hal penting yang harus dilakukan seluruh kader PKS. Pertama adalah memohon bantuan kepada Allah. Kedua menghadapi semua dalam kebersamaan dan ketiga adalah bekerja keras melayani umat.
"Tidak ada lagi waktu tidur bagi kita sejak hari ini," teriaknya dengan nada berapi-api.
Anis Matta berharap agar kader PKS dan simpatisannya tidak berputus asa. Menurutnya dengan yakin pada Allah, maka cobaan dan musibah yang sekarang dihadapi PKS bisa menjadi rahmat dan karunia.
"Kita pasti bisa melewatinya kita pasti akan menaklukkannya," ujarnya menyemangati pada kadernya.
Tetesan airmata tak tertahankan. Dari Kepanduan PKS hingga Ketua Dewan Syuro PKS, Hilmy Aminudin, Hidayat Nur Wahid terlihat meneteskan air mata.
Bagi Anis Matta, musibah ini bukan hal mudah bagi PKS. Ia lantang mengatakan, bahwa kejadian yang menimpah Lutfhi ini adalah momentum pembenahan diri.
"Ini bukan hari hari mudah bagi kami di PKS. Tapi kami pasti mampu  melaluinya dengan Izin Allah," tegaslah disambut gemuruh takbir.
"Kita tidak berubah melawan korupsi. Karena itu adalah komitmen PKS. Namun yang kita lawan adalah tirani yang menunggangi semangat anti korupsi ini untuk kepentingannya," ujarnya.
Menurutnya,  setelah addenda pertobatan nasional bagi seluruh pengurus PKS. Ia ingin, PKS memulai momentum baru.
"Kemarin kita lihat saudara kita Luthfi ditangkap di ruangan ini. Dan dari ruangan inilah kita akan buktikan sejarah baru itu," tambahnya.*

Sambut Mujahidin, Muslimin Mali Dibantai & Madrasah Al-Qur'an Dibakar


 http://www.dw.de/image/0,,16517655_404,00.jpg

MALI.AFRIKA.(voa-islam.com) – Kamis (31/01/13) diberitakan oleh media – media lokal bahwa tentara Negro yang  berafiliasi kepada tentara Perancis, yang melancarkan perang terhadap kaum muslimin di Mali Utara, melakukan pembantaian terhadap anak – anak dan membakar madrasah – madrasah tahfiz Al-Qur’an.
Sebuah pernyataan yang dilansir oleh surat kabar Aljazair, Alsyuruq, menegaskan bahwa milisi ini melakukan “pembersihan” etnis penduduk Arab lokal dan Tuarek. Mereka dibantai karena satu alasan, mujahidin masuk kota mereka atau mereka membantu mujahidin.
Pernyataan tersebut mengutip dari para saksi di daerah Diabala yang mengatakan bahwa orang – orang Negro yang bersenjata itu mendatangi desa dengan mengendarai mobil militer Kamis pagi, mencari keluarga – keluarga dari etnis Arab dan Tuarek. Mereka membunuh beberapa orang dan menculik wanita.
“kami bangun dan kaget yang membuat kami keluar dari rumah kami. Kami mengira bahwa ada pembantaian penduduk desa. Terutama karena tentara Mali tahu bahwa mereka sebelumnya menerima kedatngan para islamis dan mereka tinggal di desa kami beberapa hari serta kami tidak melihat dari mereka kecuali kebaikan dan keadilan. Dan setelah itu, kami tahu bahwa peritiwa itu terjadi pada tetangga kami, keluarga Khairi walad Hama, dan kami mendengar teriakan dan tangisan” tutur salah seorang saksi mata.
“Darah orang Arab dan Tuarek ditumpahkan dihadapan dunia dan tidak ada yang bergerak. Mereka (milisi) menggap telah membebaskan Mali utara dari pejuang Islami, tapi sungguh mereka telah memberikan kerusakan, kehancuran dan pembantaian kepada kami….. Sekarang mereka datang dengan menggunakan pakaian tentara Mali bersama milisi dan beberapa orang kulit putih berbahasa Inggris. Mereka merusak pintu rumah dan berbuat kerusakan di dalamnya. Mereka mengumpulkan remaja, yang berusia kurang dari 18 tahun, kemudian mereka bunuh tanpa belas kasih. Mereka juga menghancurkan tempat – tempat belajar Al-Qur’an, merusak mushaf dan papan tulis dari kayu. Setelah itu mereka keluar meninggalkan desa” tambah saksi mata tersebut. (usamah/dbs)

Senin, 28 Januari 2013

Presiden Moursi Umumkan Mesir dalam Keadaan Darurat

Kairo (SI ONLINE) - Presiden Mesir Muhammad Moursi pada hari Minggu (27/1) mengumumkan Negara Dalam Keadaan Darurat sebagai respon kerusuhan berlarut  di tiga provinsi Port Said, Suez dan Ismailia. Keadaan Darurat berlaku selama 30 hari sejak Minggu 22.00 GMT, dan di tiga propinsi tersebut diberlakukan jam malam yang mulai efektif sejak Senin (28/1 jam 19.00 GMT atau 09.00 malam waktu setempat sampai 4.00 GMT atau 06.00  pagi)
Kerusuhan di tiga propinsi tersebut  menewaskan lebih dari 30 orang yang dipicu akibat kerusuhan  sepakbola. Dalam siaran televise Moursi menegaskan  dirinyaa siap mengambil langkah-langkah lebih jauh untuk menghadapi ancaman terhadap keamanan Mesir.
"Saya sudah mengatakan saya menolak langkah-langkah kedaruratan apapun namun saya mengatakan bahwa jika saya harus menghentikan pertumpahan darah dan melindungi rakyat maka saya akan bertindak," kata Moursi. Dia memperingatkan bahwa dia siap untuk mengambil langkah-langkah lebih jauh jika kekerasan mematikan yang menyapu Mesir sejak Jumat tidak berakhir.

"Jika diharuskan saya akan melakukan lebih banyak lagi demi Mesir. Ini adalah tugas saya dan saya tidak akan ragu," kata presiden memperingatkan. Dia juga melambaikan ranting daun olive bagi kaum oposisi dan para pemimpin politik di seluruh Mesir, mengundang mereka untuk berbicara Senin, mengatakan "tidak ada alternatif untuk dialog". Dia menambahkan dalam pidato singkatnya: "Tidak akan kembali ke kebebasan dan demokrasi tapi akan memakai aturan hukum dan keadilan sosial yang telah dirintis revolusi."
Kaum oposisi telah mengancam akan memboikot pemungutan suara parlementer mendatang jika Morsi tidak menemukan "solusi komprehensif" terhadap kerusuhan tersebut.
Front Penyelamatan Nasional, koalisi utama partai-partai dan gerakan-gerakan yang menentang kaum Islamis yang berkuasa, mengatakan pihaknya "tidak akan berpartisipasi" dalam pemungutan suara tersebut jika pemerintahan "penyelamatan nasional" tidak dibentuk.

Minggu, 27 Januari 2013

"Astaghfirullah" 180 Orang Tewas di Kelab Malam

TRIBUNJAMBI.COM, RIO DE JANEIRO — Setidaknya 180 orang tewas dalam kebakaran yang melanda sebuah kelab malam di kota Santa Maria, Brasil, kantor berita AP melaporkan, Minggu (27/1/2013).

Juru bicara kepolisian, Sandro Meinerz, mengatakan, api pertama kali terlihat di kelab malam Kiss itu ketika sebuah band sedang tampil. Menurut Meinerz, peristiwa itu juga melukai sedikitnya 200 orang.

Penyebab kebakaran belum diketahui sampai saat ini. Jumlah pasti korban jiwa pun belum diketahui, kata Marcelo Arigoni, juru bicara pemerintah setempat, kepada Radio Gaucha. Arigoni mengatakan, sebuah truk membawa 70 jenazah di gelanggang olahraga setempat.

Menurut surat kabar lokal, Diario de Santa Maria, api mulai terlihat pada sekitar pukul 02.00.

Surat kabar itu mengutip Rodrigo Moura, petugas keamanan, bahwa kelab malam itu mampu menampung 1.000-2.000 pengunjung. Ketika kebakaran terjadi, para pengunjung yang panik saling mendorong karena ingin menyelamatkan diri.

Awalnya aparat berwenang mengatakan, jumlah korban tewas mencapai 70 orang. Namun, angka itu terus bertambah setelah petugas pemadam kebakaran menyisir lokasi dan menemukan puluhan jenazah yang sudah hangus.

"Para pengunjung menjadi panik ketika api mulai terlihat dan banyak dari mereka yang terinjak-injak," kata Guido de Melo, kepala dinas pemadam kebakaran Santa Maria, seperti dikutip surat kabar Estadao.

"Banyak korban meninggal karena tidak bisa bernapas," tutur De Melo.

Menurut sejumlah media lokal, ketika peristiwa terjadi, kelab malam itu menjadi tempat pesta sebuah universitas. Keluarga korban berkerumun di depan bangunan kelab malam itu, menunggu kabar tentang kerabat.(AP, AFP)

Editor : deddy
Sumber : Kompas.com

Kamis, 24 Januari 2013

Imam Masjid Al Aqsha Haramkan Kewarganegaraan Israel

Al Quds (SI ONLINE) - Seorang Imam dan Khatib Masjid Al-Aqsha yang berada di Al-Quds (Yerusalem), Palestina, Syeikh Ikrima Sabri telah menyampaikan fatwa tentang haramnya siapapun memperoleh kewarganegaraan Israel.

"Pertempuran melawan penjajah Israel memiliki aspek demografis, sehingga memperoleh kewarganegaraan Israel berkontribusi dalam meningkatkan jumlah penduduk Israel. Hal ini dianggap sebagai upaya mendukung penjajahan dan pengakuan Israel. Sementara pada saat yang sama akan melemahkan posisi penduduk asli yang berada di Al-Quds," tegas Syekh Sabri dalam khutbah Jum’at (18/12) yang disampaikannya di Masjid Al-Aqsha seperti dikutip Al Resalah dan dikutip Mi’raj News Agency (MINA), Ahad dini hari (20/1).

Namun, ia menekankan, pengecualian bagi penduduk yang tinggal di wilayah Palestina 1948  yang kini sedang dijajah Israel karena mereka terpaksa untuk menerima situasi itu. "Sehingga menurut ilmu hukum Islam dalam 'hukum darurat', pelarangan itu menjadi diperbolehkan," jelas Syeikh Sabri.

Syeikh Sabri juga mengecam penangkapan dan pengepungan yang diberlakukan oleh pasukan penjajah Israel di desa Isawiya selama lebih dari sebulan.

Ia juga memuji aktivis yang mendirikan tenda-tenda di sekitar desa Bab Eshams sebagai bentuk aksi perlawanan jenis baru menghadapi perampasan tanah yang dilakukan pasukan penjajah Israel dan pemukim ilegal Yahudi.

Rabu, 23 Januari 2013

Seribu Siswa Luqman Al-Hakim Surati Pemimpin Dunia

http://www.hidayatullah.com/berita/gal543047247.jpg 
Hidayatullah.com--“I wonder if you could be honest to fully support the Palestinian people, which now suffer because of what Israel did to them” (Aku bertanya-tanya jika Anda bisa jujur sepenuhnya mendukung rakyat Palestina, yang sekarang menderita karena apa yang dilakukan Zionis-Israel pada mereka),” demikian tulis Weldiyanti Zulraniyah, siswi SMP Luqman Al-Hakim itu sengaja menulis surat kepada Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia.

Setelah ditulisi alamat tujuan surat yaitu Kantor Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, Weldiyanti memasukkan surat tersebut ke Kotak Pos yang tak jauh dari tempat dia menulis pada Selasa (22/01/2013) pagi.

“Menulis Surat kepada Pemimpin-pemimpin Dunia,” demikian salah satu cara siswa Luqman Al-Hakim Hidayatullah Surabaya dalam sebuah acara yang dilakukan bertepatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘alahi Wassallam. Mengirim surat ke berbagai pemimpin dunia, diilhami dengan semangat Rasulullah yang pernah berkirim surat ke tokoh-tokoh dunia, termasuk Raja Habsyah Najasyi agar memeluk Islam.

Tampak, sekitar 1000 siswa –terdiri dari TK, SD, SMP, SMA, dan STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) Luqman Al-Hakim serius menulis surat. Isinya, rata-rata bernada himbauan kepada para pemimpin dunia agar selalu berusaha jujur, baik bagi dirinya sendiri maupun bagi masyarakat yang dipimpinnya.

Siswa SMP/SMA menulis dalam tiga bahasa, yaitu Arab, Inggris, dan –tentu saja- Indonesia.
Setelah itu mereka mengamplopinya, menulisi alamat yang dituju, dan memasukkan ke kotak pos. Untuk keperluan yang disebut terakhir itu, pihak Kantor Pos Besar Surabaya berkenan menyediakan Mobil Pos Keliling.

Tampak para siswa senang dengan acara ini karena berpengalaman menyurati pemimpin dari negara-negara sahabat. Memang, tujuan surat-surat itu beragam yaitu ke sejumlah pemimpin dunia. Juga, ke pemimpin-pemimpin di Indonesia.
“Acara ini bagian dari pembelajaran integral, yang meliputi berbagai aspek pembelajaran,” kata Ustadz Muhammad Nur Fuad.*

Kamis, 17 Januari 2013

Allahu Akbar!! Daniel Streich, Dedengkot Musuh Islam kini Masuk Islam




SWISS.(voa-islam.com) – Ahad, 13 Januari 2013, setelah kampanye, yang dipimpin oleh Partai Rakyat Swiss, untuk melarang pembangunan menara tempat adzan di masjid – masjid, muncul kabar yang mengejutkan. Salah seorang pemimpin partai tersebut mengumumkan masuk Islam.
Opini publik Swiss bersama dengan jutaan orang di dunia ini dikejutkan dengan seorang pemimpin politik, Daniel Streich, yang memimpin kampanye terakhir terhadap laragan membangun menara masjid di Swiss selama beberapa tahun terakhir, mengumumkan keislamannya di salah satu media Swiss. Ia menegaskan bahwa ia mengalami perubahan yang drastis setelah mengetahui nilai – nilai dan prinsip – prinsip Islam.
......sesungguhnya Swiss membutuhkan pembangunan masjid dan menara lebih untuk merangkul anak – anak bangsa dari kaum Muslimin...
Perubahan Terjadi Setelah Mengenal Islam
Pemimpin politik itu mengatakan bahwa ia terpaksa untuk mengkaji dan mendalami prinsip – prinsip Islam dalam upaya kampanye anti Islam. Ia terkejut mendapati hal – hal yang tidak pernah terlintas dalam benaknya, di mana jawaban atas pertanyaan yang ia terus bertanya dalam dirinya selama beberapa tahun lamanya yang ia tidak dapatkan di agama Kristen.
Stretch mengkritik permusuhan yang tumbuh anti Islam dan muslimin di Swiss. “sesungguhnya Swiss membutuhkan pembangunan masjid dan menara lebih untuk merangkul anak – anak bangsa dari kaum Muslimin" ujar Daniel.
“Aku terdesak untuk menulis banyak makalah menerangkan tentang pentingnya masjid di Swiss dan bahaya dalama upaya pelarangan membangun menara di negri ini” tambah pemimpin partai rakyat Swiss itu.
Karena sikapnya yang baru itu, mantan pelatih militer selama 30 tahun itu mengundurkan diri dari Partai Rakyat Swiss. Sekjen Institut Budaya Islam Swiss, Dr Mohammed Karmov, menganggam keislaman Strech memberikan bagi kemaslahatan Islam di Swiss.
.....Posisi ini mengingatkan kita kepada kisah Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu. Ketika ia pergi untuk membunuh Rasulullahshallallahu ‘alaihi wasallam, maka Allah memberikan hidayah kepadanya dan melapangkan dadanya untuk iman. Dan ini menunjukkan bahwa hidayah itu berada di tangan Allah ‘Azza wa Jalla. Dan untuk kaum muslimin jangan berputus asa untuk berdakwah kepada non muslim.......
Daniel Islam Seperti Islamnya Umar
Dalam peranna, seorang dai, Nazim Al-Misbah, mengomentari kabar keislaman Strech seraya berkata “itulah keutamaan yang Allah berikan kepada siapa yang Ia kehendaki”.ia menambahkan bahwa keislaman orang yang memerangi Islam itu adalah sebuah kemenangan dari Allah.
Misbah menambahkan “Posisi ini mengingatkan kita kepada kisah Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu. Ketika ia pergi untuk membunuh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, maka Allah memberikan hidayah kepadanya dan melapangkan dadanya untuk iman. Dan ini menunjukkan bahwa hidayah itu berada di tangan Allah ‘Azza wa Jalla. Dan untuk kaum muslimin jangan berputus asa untuk berdakwah kepada non muslim” ujarnya.(usamah/ist)

FPI: Jakarta Banjir, Jokowi Mau Beli Musibah Dengan Maksiat Apa Lagi?


 http://www.voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos3/Banjir-Jakarta.jpg&h=235&w=355&zc=1

JAKARTA (voa-islam.com) - Hingga kini, DKI Jakarta tak pernah lepas dari musibah klasik, yaitu banjir di berbagai tempat. Dari data yang dihimpun TMC Polda Metro Jaya hingga hari ini, banjir terjadi di 15 lokasi, diantaranya:
  1. Banjir 50-60 cm di depan Kompleks Meruya Indah Jakarta Barat, sementara tidak bisa dilintasi semua jenis kendaraan.
  2. Banjir 15 cm di Jalan Jatinegara Barat dan masih bisa dilintasi kendaraan.
  3. Banjir 50-60 cm di dekat Yadika Joglo Jakarta Barat, sementara tidak bisa dilintasi semua jenis kendaraan.
  4. Banjir 30-40 cm di Jalan KH Abdullah Syafei Tebet. Sementara hanya kendaraan besar, seperti truk dan bus.
  5. Banjir satu meter masih melanda Puri Kembangan, Jakarta Barat, arah ke Ciledug. Sementara ini, wilayah tersebut tidak bisa dilintasi semua jenis kendaraan bermotor.
  6. Banjir 50-70 cm di Pintu Tol Kamal, Jakarta Utara mengarah Carrefour. Sementara tidak bisa dilintasi semua jenis kendaraan bermotor.
  7. Banjir 60-80 cm di depan Dispenda dan Jembatan Gantung Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat. Sementara tidak bisa dilintasi semua jenis kendaraan bermotor.
  8. Banjir 80-120 cm di sekitar Trisakti dan Citraland Grogol, Jakarta Barat. Sementara tidak bisa dilintas semua jenis kendaraan.
  9. Banjir di Villa Kelapa Dua Pos Pengumben, Jakarta Barat. Sementara hanya kendaraan besar (truk dan bus) yang bisa melintas.
  10. Banjir 40-50 cm sepanjang 150 meter di Jalan Arjuna Selatan hingga Jalan Arjuna Utara (Esa Unggul). Sementara tidak bisa dilintasi kendaraan.
  11. Banjir 15-20 cm di Km 2 Tol Kebon Jeruk - Tomang (depan Esa Unggul).
  12. Banjir 30 cm di lampu merah Joglo (arah ke Pos Pengumben). Meski demikian, kendaraan masih bisa melintas.
  13. Banjir 30 cm di Ramayana Ciledug, masih bisa dilintasi kendaraan.
  14. Banjir 30-40 cm di Gudang Peluru Tebet, sementara hanya kendaraan besar yang bisa melintas.
  15. Banjir 30 cm sepanjang 50 meter di depan Rumah Sakit Sumber Waras Jalan Kyai Tapa Grogol. Semua jenis kendaraan masih bisa melintasi banjir.

Melihat musibah tersebut, Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Habib Muhammad Rizieq Syihab mengungkapkan, banjir yang melanda Jakarta tak lepas dari maksiat yang dilakukan, terutama oleh Gubernur DKI Jakarta yaitu Jokowi.

“Setelah Sudirman - Thamrin diisi festival maksiat oleh Jokowi pada malam tahun baru, kini saatnya Allah SWT menyapu kotoran maksiatnya dengan banjir se-Jakarta. Ayo, Jokowi mau beli musibah dengan maksiat apa lagi?” ujar Habib Rizieq Syihab melalui pesan singkat yang diterima redaksi voa-islam.com, Kamis (17/1/2013).

Mujahidin FSA Kuasai Basis Pasokan Rezim Assad di Aleppo


http://img.eramuslim.com/media/2013/01/mujahidin-aleppo.jpg 

eramuslim.com - Mujahidin Suriah mencoba untuk memecahkan kebuntuan panjang dalam pertempuran mereka untuk  kota Aleppo , mereka katakan mereka sudah memotong rute logistik basis rezim.
“FSA  telah membuat langkah-langkah baru untuk membebaskan kota,” kata Haji Anadan, kepala non-militer Brigade Al-Tauhid berkantor pusat di Aleppo, wawancara AFP pada hari Rabu.
“Kami fokus untuk kuasai  militer di sekitar Aleppo, bandara dan pangkalan. Dan, terima kasih kepada Allah, kita kurung mereka dan langkah demi langkah kami akan membebaskan Aleppo. ”
“Basis 80 dikelilingi oleh kami, FSA. Kami merencanakan serangan besar pada basis itu dan pada basis lainnya, serangan terkoordinasi dan simultan, “kata Anadan, tanpa memberikan rincian.
“Mujahidin FSA kuasai sekitar kota dan bergerak kuasai di bandara. Hal ini memotong rute pasokan persenjataan sehingga tentara rezim  tidak bisa mendapatkan pasokan atau amunisi. Tidak ada yang membawa dukungan untuk tentara mereka sekarang.”tambahnya
Masing-masing pihak menyalahkan pihak lainnya untuk dua ledakan pada hari Selasa di Aleppo Universitas yang menewaskan sedikitnya 87 orang, menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.
Aleppo, kini mirip dengan kota hantu, karena menjadi ajang pertempuran besar antara pejuang oposisi dan pasukan Presiden Assad. Koresponden Al Arabiya baru-baru ini memasuki beberapa daerah yang paling terpengaruh rusak oleh perang, seperti Kota Tua di mana banyak penembak jitu rezim ditempatkan di titik-titik strategis.

Jalan-jalan di Kota Tua, setelah pusat perbelanjaan tersibuk di negara itu, sekarang telah dirusak oleh peluru dan serangan yang menghancurkan, dilaporkan oleh Al Arabiya. (dz)